Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Bentuk-bentuk interaksi Sosial Halaman 93 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial)

Diposting pada
Buku IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Questions and Answer Keys to Social Sciences Class 7 Curriculum 2013 Revised 2016 Individual Activity Forms of Social Interaction Page 93 Chapter 2 (Social Interaction and Social Institutions) ~ Assalamualikum Semuanya,Kembali lagi Bersama Jawabanpelajar.com.Pada Kali ini saya akan memberi tahu kalian semua tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Bentuk-bentuk interaksi Sosial Halaman 93 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial) Kepada Para Siswa/Siswi Yang melihat Artikel Ini.Yuk,Kita Langsung saja ke Soal dan Jawabannya. ~

 

Aktivitas Individu

Kamu telah memahami bentuk-bentuk interaksi sosial, berikan contoh bentuk interaksi sosial yang ada di daerah kamu !

Baca Juga : 
No. Bentuk interaksi Contoh
1. Kerjasama
  • Kerukuran atau gotong royong, yakni bentuk kerja sama yang dilakukan secara sukarela demi mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berkaitan langsung dengan orang-orang yang terlibat dalam gotong royong.
  • Bargaining, yakni bentuk kerja sama berupa kegiatan perjanjian pertukaran barang ataupun jasa dua organisasi ataupun lebih
  • Kooptasi, yakni bentuk kerja sama berupa prosedur penerimaan unsur-unsur baru di kepemimpinan dan pelaksanaan ketatanegaraan organisasi guna menghindari adanya konflik.
  • Koalisi, yakni bentuk kerja sama berupa kombinasi dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan yang sama.
  • Joint-venture, yakni bentuk kerja sama dalam perusahaan proyek khusus, seperti pengeboran minyak dan perhotelan.
  • Membangun masjid dan mushola
  • Memperbaiki jalan
  • Saling membantu mengerjakan PR
2. Akomodasi Adapun untuk beragam contoh-contoh akomodasi yang ada di lingkungan masyarakat di dalam kehidupan sehari-hari, antara lain adalah sebagai berikut :
  • Menyelesaikan permasalahan sengketa harta waris menggunakan jalur pengadilan agar pembagian serta keputusan-keputusan yang dikeluarkan dapat disetujui bersama.
  • Pertentangan antara karyawan dengan pengusaha yang dimana hal tersebut menjadi cikal bakal pembentukan serikat buruh dan departemen tenaga kerja sebagai pihak mediator dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
  • Menghargai perbedaan antar umat beragama dengan memberikan penghormatan apabila salah satu umat beragama sedang menjalankan prosesi peribadatan.
  • Pertemuan antara pemerintah, pengusaha dan buruh dalam menentukan standar gaji atau UMR.
  • Perbudakan yang dilakukan oleh masyarakat yang menggunakan jasa pembantu rumah tangga, dengan memberikan gaji di bawah standar.
  • Kompromi antara dua partai pada saat pemilihan umum untuk saling berbagi kursi kekuasaan.
  • Menyelesaikan masalah persceraian dengan jalur pengadilan, agar tidak terjadi kasus perebutan hak asuh anak.
  • Melerai dua orang yang sedang berkelahi dan mengajaknya mengobrol bersama untuk menemukan jalan keluar permasalahan.
  • Pembubaran massa aksi yang rusuh karena telah merusak berbagai fasilitas umum.
  • Memaafkan kesalahan yang telah diperbuat oleh seseorang tanpa memandang agama dan adat apa yang dimilikinya.
  • Memeberikan sanksi skorsing kepada dua siswa yang berkelahi dengan tujuan memberikan efek jera kepada dua siswa yang berselisih.
  • Mengalah untuk tidak menonton acara favorit saat sedang menonton tv bersama.
  • Mempertemukan teman yang sedang berkonflik dengan menanyakan akar masalah dan bersama-sama mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.
  • Menyelesaikan konflik antar dua dusun dengan jalan musyawarah akibat konflik yang berawal dari salah paham.
  • Meminta maaf kepada tetangga akibat perselisihan yang berawal akibat salah paham.
  • Mengajak makan para pendemo untuk mengajak ngobrol secara santai dengan tujuan menemukan kemauan yang diinginkan oleh para pendemo.
  • Memaksa kedua belah pihak untuk saling meminta maaf, karena permasalahan yang terjadi hanyalah masalah sepele dan tidak perlu untuk dipermasalahkan.
  • Menerima kekalahan atas keputusan hakim pengadilan dalam kasus hak asuh anak.
  • Menerima kekalahan karena merasa diri tidak memiliki kekuatan untuk memenangkan kasus pada pengadilan.
  • Menjadi pihak penengah saat orang tua kita sedang berelisih.

Koersi

Koersi adalah bentuk akomodasi yang berlangsung karena paksaan kehendak suatu pihak terhadap pihak lain yang lemah dengan didominasi suatu kelompok atas kelompok lain.Contoh Koersi,antara lain :

  • Contoh koersi misalnya saat rentenir melakukan tindak paksaan dan ancaman agar sang peminjam dana segera melunasi hutangnya, sehingga permasalahan selesai.
  • Sebagai contoh, perbudakan.Perbudakan adalah dominasi majikan terhadap budak dimana tak jarang melibatkan kekerasan fisik. Budak tak punya apa-apa bahkan dirinya sendiri pun dimiliki oleh majikannya. Bentuk akomodasi dalam perbudakan misalnya, seorang majikan yang menyuruh budaknya untuk membangun kandang kuda. Budak tak kuasa mengelak, akhirnya ia bangun kandang kuda karena tak mau berkonflik dan bersitegang.

Kompromi

Kompromi adalah bentuk akomodasi dimana pihak-pihak terlibat perselisihan saling meredakan tuntutan sehingga tercapai suatu penyelesaian bersama dengan cara kompromi.Contoh Kompromi,antara lain :

  • Contoh kompromi misalnya saat partai A meminta jatah 5 kursi menteri pada presiden, namun dirasa terlalu banyak, setelah berkompromi disepakati bahwa partai A mendapat jatah 3 kursi menteri.
  • Sebagai contoh,seorang polisi lalu lintas yang mengadakan operasi tanpa surat tugas. Ketika menilang seorang pengendara dan minta uang, pengendara tersebut mau ngasih uang damai asalkan sepuluh ribu rupiah saja. Polisinya nggak mau karena kurang. Pengendara mengancam akan melaporkan pada atasannya karena ternyata polisi tersebut tidak punya surat tugas. Akhirnya, polisi tersebut menurunkan tuntutannya jadi dua ribu rupiah saja, pengendara kasih duit dan tidak jadi melaporkannya.

Arbitrase

Arbitrase adalah bentuk akomodasi yang terjadi jika terdapat pihak-pihak yang berselisih tidak sanggup mencapai kompromi sendiri, sehingga diundanglah kelompok ketiga yang tidak berat sebelah untuk mengusahakan penyelesaian.Contoh Arbitrase,antara lain :

  • Contoh arbitrase adalah saat menyelesaikan permasalahan sengketa harta waris menggunakan jalur pengadilan agar pembagian serta keputusan-keputusan yang dikeluarkan dapat disetujui bersama.
  • Sebagai contoh,seorang suporter bola berantem dengan salah satu pemain klub idolanya karena kesal klubnya kalah terus. Awalnya, keduanya cekcok dan saling ejek ketika bertemu di jalan. Pemain dibilang tidak becus, supporter dibilang cuma bias nonton doang. Lalu cekcok berujung pada perkelahian dan saling ancam. Konflik kedua pihak tersebut akhirnya diselesaikan setelah manajemen klub mempertemukan mereka. Manajemen klub mengambil sikap dan menuntut keduanya untuk saling bermaafan. Manajemen klub adalah pihak ketiga.

Mediasi

Mediasi adalah bentuk akomidasi dengan melibatkan pihak ketiga untuk penengah atau juru damai.Contoh Mediasi,antara lain :

  • Contoh mediasi misalnya saat Indonesia yang pernah ditunjuk untuk menjadi pihak ketiga atau pihak penengah sekaligus sebagai penasihat dalam upaya penyelesaian pertikaian yang terjadi di Kamboja.
  • Contoh yang bisa disampaikan di sini, misalnya, versi lain dari contoh sebelumnya, yaitu manajemen klub bersikap netral. Seorang pemain dan suporter yang berkonflik dimintai sikapnya apakah mau lanjut saling ancam atau disudahi saja.

Konsiliasi

Konsiliasi adalah bentuk akomodasi berupa upaya mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih untuk tercapainya suat persetujuan bersama.Contoh Konsiliasi,antara lain :

  • Contoh konsiliasi misalnya saat terjadi kerusuhan antara dua desa, maka kedua pihak saling bertemu dan membuat kesepatakan untuk meredakan perselisihan satu sama lain.
  • Sebagai contoh,suporter mogok nonton karena klubnya kalah terus. Kemudian manajemen tim mengundang para pemain untuk dipertemukan dengan perwakilan suporter agar menghentikan mogok nonton.

Toleransi

Toleransi adalah bentuk akomodasi tanpa adanya persetujuan resmi karena tanpa disadari dan direncanakan, adanya keinginan untuk menghindarkan diri dari perselisihan yang saling merugikan.Contoh Toleransi,antara lain :

  • Contoh toleransi misalnya menghargai perbedaan antar umat beragama dengan memberikan penghormatan apabila salah satu umat beragama sedang menjalankan prosesi peribadatan.
  • Sebagai contoh,ketika bulan puasa di negara mayoritas muslim, mereka yang tidak puasa tidak makan ditempat terbuka sebagai bentuk toleransi terhadap mereka yang berpuasa. Ketika natal tiba, seorang yang tidak merayakan mempersilahkan orang lain yang merayakan natal untuk merayakannya tanpa mengganggunya.

Stalemate

Stalemate adalah bentuk akomodasi yang terjadi saat kelompok yang terlibat pertentangan memiliki kekuatan seimbang, sehingga konflik akan berhenti dengan sendirinya.Contoh Stalemate,antara lain :

  • Contoh stalemate misalnya saat perang dingin antara blok timur dan blok barat di Eropa, karena memiliki kekuatan yang sama, sehingga konflik mereda dengan sendirinya karena tidak ada yang membuat pergerakan.

Ajudikasi (ajudication)

Ajudikasi (ajudication) yaitu bentuk akomodasi dimana penyelesaian sengketa dilaksanakan di pengadilan.Contoh Ajudikasi (ajudication),antara lain :

  • Contoh, konflik rumah tangga beberapa artis terkemuka yang diguncang pertikaian sehingga proses penyelesaiannya harus dibawa ke meja hijau. Keputusan pengadilan menjadi penentu bagaimana pertikaian sebaiknya diselesaikan.

Displacement

Displacement yaitu bentuk akomodasi dimana adanya pengalihan perhatian anatara kedua belah pihak yang berkonflik.Contoh Displacement,antara lain :

  • Sebagai contoh, invasi Amerika dengan dukungan Inggris ke Timur Tengah untuk perang melawan terorisme. Senjata pemusnah masal di Iraq menjadi kedok invasi. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah kepentingan geopolitik untuk menguasai minyak. Persengketaan berakhir setelah senjata pemusnah masal terbukti fiktif belaka dan mereka dapat minyak.

Konversi (conversion)

Konversi (conversion) yaitu bentuk akomodasi dimana salah satu pihak menerima pendirian pihak lain sehingga konflik mereda.Contoh Konversi (conversion),antara lain :

  • Sebagai contoh, keluarga mempelai perempuan yang awalnya tidak merestui pernikahan anaknya akhirnya mau merestuinya demi kebaikan anaknya. Pihak keluarga laki-laki dari awal merestui keduanya namun kesepakatan baru dicapai setelah pihak keluarga perempuan menkonversi tuntutannya dari tidak merestui menjadi merestui.
3. Asimilasi
  • Kawin campur

Pernikahan beda etnis atau ras merupakan salah satu contoh asimilasi. Anak yang dihasilkan dari proses kawin campur biasanya menunjukkan peleburan warna kulit dan paras dari pasangannya. Misalnya orang Indonesia yang menikah dengan bule Amerika menghasilkan anak yang berparas belesteran. Asimilasi sendiri menekankan pada prosesnya. Jadi, kita bisa menyebutkan bahwa anak blesteran adalah produk asimilasi, sedangkan kawin campur adalah proses asimilasi.

  • Singaporean English

Dikenal dengan bahasa Singlish, kata masyarakat Singapura kontemporer. Jika mendengar kebanyakan orang Singapura ngomong bahasa Inggris, kita bisa menerka ada suatu keganjilan dalam logat atau dialeknya. Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak ditutur oleh masyarakat Singapura. Logat melayu Singapura yang kental berbaur dengan bahasa Inggris menjadi Singlish. Sebenarnya, tidak hanya orang Singapura, orang India misalnya, yang ngomong bahasa Inggris juga medok sekali logat Indianya. Bahasa Inggris medok adalah contoh asimilasi linguistik.

  • Asian American

Orang asia yang merupakan salah satu etnis minoritas di Amerika Serikat fasih berbahasa Inggris dan mengadopsi norma dan nilai yang berorientasi pada budaya Amerika. Kulit kuning yang dimiliki membuat orang lain mudah menduga bahwa ia orang Asia. Namun ia lebih senang mengidentifikasi dirinya sebagai orang Asia Amerika. Asian American, begitulah sebutan umumnya merupakan salah satu etnis minoritas yang berhasil melakukan proses asimilasi di Amerika Serikat.

  • Hari Minggu libur

Hari libur di Indonesia yang paling sering adalah hari Minggu. Jika kita mendengar istilah akhir pekan, maka yang muncul di pikiran adalah hari Sabtu dan Minggu. Sabtu sebagai awalnya, Minggu sebagai puncaknya. Mengapa hari Minggu libur? Kalo dipikir secara kritis, kita, pertama-tama harus sadar bahwa Minggu Libur ada sejarahnya. Minggu libur adalah hasil dari kesepakatan. Konon, tradisi Minggu libur berasal dari barat. Ya, saya sangsi kalo Minggu libur adalah budaya asli Indonesia. Minggu libur adalah contoh asimilasi.

  • Merayakan valentine

Tidak jauh beda dengan Minggu sebagai hari libur, ikut merayakan valentine di Indonesia bisa dianggap sebagai proses asimilasi pada level individu. Ketika seseorang dari tanah Papua merantau ke Eropa, kemudian ikut merayakan Halloween di sana, ia sedang melakukan proses asimilasi dengan kultur dominan masayarakat di sana. Halloween sendiri bukan murni dari Eropa, artinya proses adaptasi kultur yang dilakukan oleh anak Papua menunjukkan tahapan asimilasi yang berlapis-lapis. Ikut merayakan halloween, valentine, dan semacamnya dimanapun berada sebagai orang Papua merupakan contoh asimilasi pada level invidual.

  • Seni Kaligrafi yang berasal dari Arab yang berkembang dalam kebudayaan islam di Indonesia
  • Genre musik dangdut yang dipadukan dengan musik yang ada di daerah (pengaruh dari para pedagang India)
  • Terjadinya pernikahan antara suku Jawa dan Sunda sehingga muncul sebuah kebudaay yang haru dari sebagian masing-masing budaya
  • Adanya gereja katedral (pengaruh Eropa Barat karena memperkenalkan agama Katolik)
4. Kompetisi
  • Lomba tarik tambang antar warga di lingkungan desa
  • Persaingan antara dua calon ketua OSIS
  • Persaingan antara dua calon Presiden
  • Persaingan tunggal putra/putri kejuaraan bulutangkis
5. Kontraversi
  • Menghasut atau menyebarkan berita yang tidak benar atau fitnah pada tetangga yang memiliki usaha karena merasa iri dengan pencapaian atau karena banyaknya pembeli yang berbelanja di sana, sedangkan pada usahanya sepi.
  • Kejadian yang termasuk dalam kontravensi di wilayah lembaga politik, misalnya saja persaingan antarcalon anggota legislatif terjadi sangat sengit, sampai salah satunya melakukan kampanye hitam. Dengan cara, berusaha untuk  menjatuhkan salah satu pihak lewat mengumbar fitnah yang merusak citra lawannya demi mencegahnya untuk menang.
  • OSIS di sekolah memilii suatu rencana atau kegiatan, tetapi suatu kelas tidak setuju dengan rencana tersebut, sehingga lahirlah rasa tidak suka atau benci yang terwujud dengan tidak membantu dalam melancarkan atau terwujudnya kegiatan tersebut.
  • Ketika teman satu kantor tempat kerja akan meraih kesuksesan atas kerjaanya,kita merasa kurang senang, lalu membocorkan rahasia yang kita ketahui tentangnya untuk menggagalkan pencapaian kesuksesannya.
  • Melakukan intimidasi antar anggota keluarganya atas sesuatu. Ironisnya perilaku ini seringkali tidak disadari dilakukan oleh pelaku dalam keluarganya.
  • Perilaku ini sungguh ironis, di mana hal ini terwujud saat para pemuka memberikan ceramah pada jemaatnya, dalam konten ceramahnya disusupi oleh ajakan atau hasutan pada sesuatu yang merugikan. Walaupun hanya sebagian pemuka agama yang melakukannya.
  • Dewasa ini, masyarakat menempatkan suami-istri pada kedudukan yang sejajar. Namun, masih timbul keraguan kepada wanita, berkaitan dengan kemampuan, karena stigma bahwa wanita secara sejarah dipandang lemah.
  • Mahasiswa yang demonstrasi untuk memprotes kebijakan penentuan uang kuliah yang terlalu tinggi. Tetapi, pada akhirnya mahasiswa tetap mengikuti kebijakan tersebut karena kampus mempunyai otoritas lebih kuat
  • Aksi demonstrasi berikutnya dari mahasiswa adalah demonstrasi dalam rangka penolakan kenaikan harga BBM yang dirasa akan mengintimidasi masyarakat
  • Tindakan penipuan yang dilakukan oleh seseorang dengan dalih bisa menggandakan uang hingga berkali-kali lipat, sehingga menimbulkan kerugian uang pada sekelompok orang yang mencapai ratusan orang.
  • Ketua RT atau RW berencana membuat suatu kegiatan, namun warga tidak begitu setuju dengan kegiatan tersebut, hingga timbul rasa tidak suka yang disembunyikan.
  • Terjadinya pertengkaran antara orangtua dengan anaknya. Hal ini karena, seiring bertambahnya usia dan kedewasaan anak cenderung menganggap pandangan orangtua terlalu konservatif.
  • Tawuran antar pelajar yang sampai saat ini masih terjadi di lingkungan atau dalam kehidupan sehari-hari.
  • Teman yang berkhianat dan diam-diam menyebarkan rahasia kita misalnya.
  • Mahasiswa yang tidak menyetujui kebijakan pemerintah dan mengadakan demo.
  • Tindakan penghasutan dan provokasi yang terjadi di daerah konflik.
  • Anak yang bertengkar dengan orangtuanya di rumah.
  • Perasaan tidak suka warga yang disimpan di dalam hati terhadap pribadi Pak RT.
  • Perasaan tidak suka anggota osis terhadap sang ketua Osis namun disimpan di dalam hati dan tidak diutarakan.
6. Pertentangan
  • Perbedaan antara orang-perorangan, misalnya dalam perbedaan pendirian dan perasaan.
  • Perbedaan kebudayaan, karena kepribadian seseorang sedikit banyak dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakatnya, sehingga memengaruhi pola pikir dan pola pendiriannya yang selanjutnya dapat menyebabkan pertentangan antarkelompok manusia.
  • Bentrokan kepentingan, baik antara orang-perorangan, antarkelompok atau antara orang-perorangan dengan kelompok. Misalnya perbedaan kepentingan buruh dengan majikan dapat menimbulkan konflik di antara mereka.
  • Perubahan sosial yang cepat, sehingga untuk sementara waktu mengubah nilai-nilai dalam masyarakat. Hal ini dapat menimbulkan konflik antara golongan-golongan yang berbeda pendapat mengenai pembentukan kembali sistem nilai yang akan dipakai selanjutnya.
  • Perang kemerdekaan Republik Indonesia, baik pihak Indonesia maupun pihak penjajah mengalami kerugian harta benda juga nyawa.
  • Agresi militer Amerika Serikat dan sekutunya ke Irak yang tanpa dasar yang jelas, telah menyebabkan kehancuran di negara yang berdaulat itu.
Baca Juga : 

Sekian Kunci Jawaban Dari Saya Tentang Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Bentuk-bentuk interaksi Sosial Halaman 93 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial), Dan Terima Kasih Sudah Berkunjung Blog Yang Sederhana.Semoga Kunci Jawaban Ini Bisa Membantu Kalian Yang Belum Menjawab Soal dan Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016 Aktivitas Individu Bentuk-bentuk interaksi Sosial Halaman 93 Bab 2 (Interaksi Sosial dan Lembaga Sosial) . Jika ada Kelebihan pada artikel ini semoga bermanfaat bagi kalian semua dan jika ada kekurangan maupun Salah mohon dimaafkan sebesar-besarnya.Jika Ada Pertanyaan Dan Ada Saran Untuk kelebihan dan kekurangan Selain Ini Bisa Komen Di Kolom Komentar.

 

Kata Kunci:

  • ips kelas 7 halaman 93

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *